2.1. Legenda dan Sejarah Gampong
2.1.1. Legenda Gampong
Gampong
Lueng Ie adalah sebuah gampong dari 12 gampong yang berada dalam kemukiman
Lamreung Kecamatan Krueng Barona Jaya Kabupaten Aceh Besar. Menurut cerita nama
dari pada gampong Lueng Ie yang berasal kata (Saluran Air) pada masa dahulu
terdapat saluran air yang menghubungkan gampong ini dengan gampong tetangga
yaitu gampong Lamgapang. Kemudian oleh masyarakat dan pemerintah gampong pada
saat itu bersepakat untuk membentuk sebuah gampong yang berdiri sendiri dengan
membangun meunasah dengan cara swadaya.
Secara administrasi gampong Lueng Ie dahulu termasuk kedalam wilayah Kemukiman Ulee Kareng Kecamatan Ingin Jaya, sehubungan dengan telah terjadi pemekaran Kecamatan pada tahun 2001, maka gampong Lueng Ie menjadi salah satu gampong yang masuk kedalam wilayah Kemukiman Lamreung Kecamatan Krueng Barona Jaya.
2.1.1. Sejarah Pemerintahan Gampong
Sistem
pemerintahan Gampong Lueng Ie berasaskan pada pola adat/kebudayaan dan
peraturan formal yang sudah bersifat umum sejak zaman dahulu. Pemerintahan
Gampong dipimpin oleh seorang Keuchik dan dibantu oleh dua orang Wakil Keuchik.
Pada saat itu dalam susunan pemerintahan gampong belum ada istilah Kepala
Dusun. Waki Keuchik pada saat itu juga memiliki peran dan fungsi yang sama
seperti halnya Kepala Dusun pada saat ini. Imum Mukim memiliki peranan yang
cukup kuat dalam tatanan pemerintahan Gampong, yaitu sebagai penasehat baik
dalam penetapan sebuah kebijakan ditingkat pemerintahan Gampong dan dalam
memutuskan sebuah putusan hukum adat.
Tuha Peut
( Dewan Penasehat ) menjadi bagian lembaga penasehat Gampong, Tuha Peut juga
sangat berperan dan berwenang dalam memberi pertimbangan terhadap pengambilan
keputusan-keputusan Gampong, memantau kinerja dan kebijakan yang diambil oleh
Keuchik. Imum Meunasah berperan mengorganisir kegitan-kegiatan keagamaan di
gampong. Pada zaman dulu roda pemerintahan dilaksanakan di Meunasah karena pada
saat itu belum ada Kantor Keuchik.
Urutan pemimpin pemerintahan Gampong Lueng Ie atau Keuchik menurut informasi para para tetua Gampong sejak dari sebelum kemerdekaan Indonesia sampai dengan tahun 2026 adalah sebagai berikut:
Tabel. 2.1 Nama-Nama Pemimpin Pemerintahan Gampong Lueng Ie
|
No |
Nama |
Periode
Pemerintahan |
|
1 |
Kechik Cik Abok |
1935-1946 |
|
2 |
Kechik T. Raden |
1947-1962 |
|
3 |
Kechik M. Juned Kaoi |
1963-1977 |
|
4 |
Kechik Abdullah Ahmad |
1978-1992 |
|
5 |
Zainuddin Banta |
1993-2007 |
|
6 |
Kechik Drs. Jamaluddin |
2008-2014 |
|
7 |
Kechik Samsuddin |
2015-2021 |
|
8 |
Kechik Imran Agam |
2022-2027 |
|
9 |
Riki Rizal |
2027-2033 |
2.1.1.
Sejarah Pembangunan Gampong
Pelaksanaan pembangunan sangat minim dari tahun
1935 sampai dengan tahun 1946, kalau pun ada hanya pembangunan skala yang
sangat kecil, dan itu pun berasal dari swadaya masyarakat. Baru dari periode
tahun 1940 mulai adanya sentuhan pembangunan yang signifikan disektor
infrastruktur yaitu pembangunan jalan utama gampong. Pada tahun 1947
pembangunan lorong-lorong serta pesantren di samping itu pada tahun 1993
terbentuk Tim Volly Ball. Pada tahun 1998 terbentuk kelompok Dalail Khairat,
pada tahun 1999 adanya pembangunan irigasi. Pada tahun 2002 terbentuk Kelompok
PKK dan pada tahun 2007 terbentuk Karang Taruna serta pembangunan bidang
ekonomi kemasyarakatan, dan sejak adanya anggaran Dana Desa ini mulai awal
tahun 2015 gampong sangat terbantu sehingga banyak pembangunan jalan, saluran
bahkan gedung semua sudang terbangun serta Kantor Keuchik, Gedung PKK, Gedung
Serba Guna serta Polindes pun Sudah ada sehingga keuchik yang menjabat sekarang
ini bisa menjalan pemerentahan gampong lueng Ie Kedepan bisa lebih baik lagi.